Senin, 10 Oktober 2016

Cara menghilangkan tai lalat

Hai... Sekarang aku mau tulis tips cara menghilangkan tai lalat. Sebenernya in based on pengalaman aku banget. Mulai yaa... 1. Bawang putih Dengan bawang putih yg ditumbuk, lalu ditempelkan ke tai lalat maka daerah yg kena bawang putih jadi agak lembek. Aku pake berulang setiap bawang putih tumbuk mulai mengering. Aku ulangi terus sebanyak 3 kali dalam 1 jam. Kalo kira kira udh perih dan lembek aku olesin minyak sanghong, atau zaitun. Gunanya agar daerah tab mengering dan tau lalat bisa hilang. Tapi proses ini memang terhitung lebih lama dari pada dengan menggunakan kapur sirih yg dicampur sabun mandi cair (bisa juga sabun colek). 2. Kapur sirih yg dicampur sabun mandi cair Nah untuk cara yg ke dua, dari pengalaman yg aku alami (ciee) lebih cepat prosesnya dari pada menggunakan bawang putih yg ditumbuk. Cara membuatnya kapur sirih dihancurkan sampai seperti serbuk lalu dicampur sabun mandi cair. Setelah itu dioleskan ke daerah yg ada tau lalat. Step selanjutnya sama seperti diatas, ketika sudah mengering dioleskan kembali. Setelah dioles beberapa kali, agar cepat mengering oleskan minyak sanghong atau zaitun. 3. Kalusol (obat kutil) Nah kalo ini dari cerita Temen yg ngilangin tai lalat pak obat ini. Caranya juga sama dioles saja. Oke deh sehati aja tipe dari aku... Bye...

Senin, 26 September 2016

Welcome back

Welcome semuanya,,, udah lama ga nulis panjang panjang. Setelah 3 smester kuliah di kampus yg terkenal dengan slogan "we are the yellow jacket" ternyata memang melelahkan. Disamping dengan tugas dan persaingan, tetapi jarak tempuh rumah dan kampus yg membelah kawasan macet ibu kota. But well skrg udh nyusun tesis doakan segera selesai dengan hasil yg memuaskan. Ngomong ngomong ttg kepuasan, akhir akhir ini lagi banyak yg ngomongin ttg kepuasan berkarya. Tapi yg lagi hits karya yg "puas" itu yg nunjukin diri sendiri. Mungkin disini gue kritisi karya yg menurut gue berdampak "negatif" lebih banyak. Salah satu rapper yg punya youtube channel y**ngl*x punya banyak bgt video yg buat diri si empunya puas atas karyanya. But unfortunately karya beliau justru terkesan ngajak b*ndel. Dan ga mikir kalo karyanya bebas di tonton berbagai usia. Jujur gue berdoa beliau ybs bisa segera menerbitkan karya yg memang bermanfaat dan memiliki dampak positif. Memang skrg era digital dan semua orang bebas berkreasi, tapi seenggkanya masing masing orang punya pakem untuk menyajikan tayangan /tontonan yg "aman". Bisa dengan memberikan kualifikasi penonton, jgn dibebaskan siapa aja boleh nonton, padahal ada adegan atau kata kata yg tidak pantas ditonton semua kalangan. Apa yg kita tebar itu yg kita tuai, gitu aja sih sebenarnya. Oia ini baru warmingup gue mulai isi blog lagi. See you next chit chat!! Byee

Kamis, 01 Januari 2015

Selamat Tahun Baru 2015

Happy New Year, Selamat tahun baru. 365 hari lalu udah aku lewatin. Suka, sedih, gembira, bahagia, susah, di rasain di tahun 2014. Resolusi terbesar di tahun 2014 adalah menjadi sarjana. Ya, menurut segelintir orang menjadi sarjana adalah hal lumrah. Memang sangat lumrah tapi didapat dengan cara yang bikin muntah! Dari mulai menjalani kuliah teori 7 semester, dan ada tambahan semseter darurat di semester 8 yg mengharuskan tetap kuliah di smester rawan itu. Lalu mngejukan judul skripsi, ditolak cari lagi, mati-matian mempertahankan judul agar tidak mencari ulang. Deg-degan dapet dosen pembimbing skripsi, dan sampai lah di seminar skripsi. Tepat 1 tahun lalu tgl 22 januari harusnya aku melakukan seminar skripsi, namun dikarenakan ada kesalah pahaman menjadi 28 Januari. DI lanjut dengan proses pengerjaan skripsi kurang lebih 4 bulan dengan berbagai rasa dijalani hingga sampai pada sidang akhir skripsi. 11 Juni 2014 aku menjalankan sidang skripsi dan alhamdulillah ga ditunda. oia kalian harus tau kalau pembumbing skripsiku adalah dosen pembimbing yang ditakuti bahkan tidak diharapkan sebagian besar mahasiswa untuk menjadi dosen pembimbing skripsi. Bagiku itu bukan hal yg perlu dipusingkan, karena yakin aja banyak alumni yang sudah selesai beliau bimbing dan jadi sarjana, berarti peluang itu masih ada. Walaupun setelah aku menyelesaikan semua urusan dengan skripsi dan urusan kuliah S1 aku berusaha untuk tidak ada hubungan, atau sekedar berkabar kepada beliau. Mungkin itu hasil akumulasi dari sekian banyak penolakan sikap dari aku selama proses skripsi terhadap sikap dan kebijakannya, tapi ah sudahlah hal ini tidak usah dibahas terlalu banyak. Setelah menyelesaikan s1 aku merasa jadi pengangguran yang tugasnya traveling, berpindah tempat dari satu kota ke kota lain, dan feel free!! Disamping mempersiapkan kelanjutan studiku yang awalnya amat sangat ingin di negeri tetanggga, negri jiran. Aku juga mengikuti 2 tes masuk di universitas dalam negeri UNDIP Semarang dan UI. Alhamdulillah 2 universitas iyu menerima aku sebagai calon mahasiswa s2 ( setelah registrasi baru jadi mahasiwanya) dan akhirnya setelah pertimbangan panjang, dan meyakinkan diri aku memilih UNIVERSITAS INDONESIA sebagai next campus untukku. Semoga pilihanku menjadi jalan terbaik untuk kesuksesan kedepannya.Amin. Harapan ditahun ini, menjadi mahasiswa pasca sarjana yang aktif di kelas, kampus, dan piawai pada praktiknya di luar kampus. Semoga pencapaian baik lainnya mengikuti, dan pastinya semua pencapaian pasti dilatarbelakangi proses yang matang. Selamt tahun baru, selamat memulai aktifitas baru, dan I'm the yellow jacket now!!!

Senin, 17 November 2014

Rasa yang tersampaikan

Ketika aku masih berseragam putih-abu, di mana semua rasa,cerita, persahabatan, dan cinta berada pada titik labil. Ya aku tahu ada sesuatu yang mengganjal pikiran dan hatiku ketika itu. Ketika aku merasa harus ada penjelasan akan hal ini. Aku beranikan untuk menjelaskan, atau lebih tepatnya mengutarakan hal yang mengganjal. Tidak secara langsung, hanya lewat telpon tapi aku yakin ini jalan terbaik ketika itu. Aku menghubungi seseorang, dan syukurnya langsung di angkat oleh orang yang aku tuju. Aku berbasa basi terlebih dahulu, menyanyakan kabar. Ketika aku rasa cukup untuk berbasa basi, aku beranikan mengutarakan sesuatu yang mengganjal hati dan fikiranku ketika itu. Awalnya pancingan, aku katakan bahwa aku sedang menyukai seseorang, orang itu menanggapi santai seperti biasanya aku bercerita, namun ketika aku mengatakan bahwa yang aku suka adalah dirinya,,,orang itu hanya tertawa dan mengatakan bahwa aku hanya bercanda. Aku tegaskan bahwa aku berkata sejujurnya, aku mengutarakan hal ini agar tidak ada yang mengganjal di hati dan fikiranku, aku tidak menginginkan lebih. Setelah itu aku pamit untuk menyudahi telpon dan aku tutup telponnya. Iya malu, tapi aku menghargai kejujuran dan keberanianku agar tidak ada yang berkepanjangan, agar aku tidak menyesal, dan yap LEGA. Setelah itu hubungan kami renggang, amat rengggang namun aku tak masalah karena rasaku telah tersampaikan.

Perjalanan ke semarang part 3

Setelah tes selesai, tinggal memenuhi kebutuhan media sosial hehehehe. Tapi sayangnya di hari senin hujan turun lebat so aku, muthia dan nycha ga jadi hunting foto keren. malamnya aku bermalam di kos sepupuku daerah kota. Ga tau kenapa hawa itu kos agak serem, ternyata bener aja itu rumah lama. Di rumahnya banyak bgt patung sama lukisan, kebayangkan! Tapi sampai pagi gue aman terjaga hahahaha. Di hari terakhir aku ga mau sia-sia in. Tujuan pertama adalah oleh-oleh bandeng juana titipan bunda ratu di rumah (re: nyokap). Selanjutnya gue ke lawang sewu, karena waktunya sebentar (buru" ngejar kereta) akhirnya gue cuma foto di depan dengan view bangunan lawang sewu di belakang. Terus ga tau kenapa aku lumayan terpesona sama tugu muda. Mungkin karena masih muda jadi bergelora ngeliat ada tugunya. Dan terakhir foto' di depan stasiun. Uniknya di stasiun semarang tawang (naik eksekutif ni,,) ada live musicnya. Lagu tembang kenangan si, tapi mendukung banget dengan suasana stasiun yang emang oldish. Dan kereta pun datang,, aku berpamitan dengan mutia dan nucha. Sebelum itu mutia sempet ngajak ngeliatin orang yg katanya manis, "liat arah jam 12" dan ternyata mas yg di bilang manis udah berkeluarga hahahhaha.Dan kereta yang aku tumpangi pun jalan. Sepanjang perjalanan aku sangat menikmati karena ada jalur yang lewat tepat di bibir pantai. Dan aku sampai jakarta dengan selamat!! Sampai ketemu lagi semaraaaang.

Minggu, 16 November 2014

Perjalanan Semarang Part 2

Dan akhirnya hari itu aku bermalam di rumah mutia bersama temanku nucha (nurul chantik. Mutia tinggal bersama kakak perempuannya ka ida dan anaknya yang masih bayi raziq. keesokannya aku ke kos nucha untuk verifikasi berkas. Oia tujuan awal aku ke semarang untuk ujian masuk MM Undip. Setelah bersiap untuk verifikasi berkas, kami bernagkat menuju gedung tempat verifikasi, di LPPM Undip namun gedung tertutup rapat. Setelah bertanya ke satpam, ternyata di pindah ke gedung ICT. Sesampainya di gedung ICT ternyata tidak ada tempat untuk verifikasi, entah ada miss komunikasi di mana akhirnya aku telpon panitia langsung, dan ternyata aku harus turun ke Undip bawah tepatnya di gedung MM untuk verifikasi. Akhirnya kami langsung menuju MM, namun di tengah perjalanan ban motor yg kamu tumpangi bocor, akhirnya aku memutuskan untuk naik kendaraan umum saja agar cepat sampai tujuan, disamping itu nucha juga mau ada urusan yang lain. Yap ini pertama kali aku naik angkutan umum di semarang, namun ga masalah karena setiap mau kemana" aku juga pake kendaraan umum. Setelah kurang lebih 45 menit bus sampai di MM undip, dan aku segera mencari ruangan untuk verifikasi. Setelah itu saya memutuskan untuk langsung pulang dengan menggunkan bus yg sama, namun kata orang sekitar undip bus yg akan aku tumpangi datangnya lama. Oke akhirnya aku makan lontong sayur dulu,sembari menunggu bus. Akhirnya bus datang dan aku bergegas naik dan yaaap aku lupa ancer" kos nucha. Berbekal ilmu ke sotoyan akhirnya aku bisa sampai di kos nucha dengan selamat. Keesokannya hari tes pun tiba, aku mengikuti tes dengan sebaik mungkin. Tempat tes yang ada di dua lokasi membuat agak ribet karena jarak dari undip tembalang ke undip bawah tidak dekat, sednagkan waktu istirahat hanyalah sebentar. Tapi semuanya udah aku lewatin dan tinggal tungu hasilnya.

Perjalanan ke semarang part 1

Tepat satu minggu yang lalu aku melakukan perjalanan ke dearh jawa tengah, semarang tepatnya. Aku berangkat dari stasiun senin dengan menggunkan kereta ekonomi Tawang Jaya, dengan tiket yg amat murah yaitu 45rb aku udah bisa sampai ke semarang. Sesampainya di staiun semarang poncol aku menunggu di jemput temanku Muthia, dan petualangan di semarang dimulai dari sini. Muthia datng menjemput, dan kami langsung menuju mall paragon untuk bertemu temanku yang lain, kita sempet salah jalan sih tapi akhirnya ketemu juga.Namun setelah sekitar tiga jam menunggu temen kami tidak kinjung datang dan akhirnya kami memutuskan untuk pulang ke rumah mutia daerah kedung mundu. Langit sudah gelap menandakan akan turun hujan, namun kami tetap melnjutkan perjalanan, dan yap akhirnya kami basah kuyup. Oia, FYI mutia juga belum lama di semarang jadinya sempet salah jalan lagi tapi akhirnya kami sampai juga di rumah mutia.